Keju Australia dan ASI Ekslusif..hmmmm…yummy..

           Pada tanggal 5 -6 Oktober 2010 lalu, Dave Cook dan Glenn Daniels, Media Team ANO (Plan Australia) berkunjung ke Plan Indonesia PU Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Propinsi Nusa Tenggra Timur (NTT) untuk melihat berbagai kegiatan yang dikelola dalam program CMNP (Community Managed Nutrition Project). Kunjungan ini memberikan kesan positif bagi masyarakat sekaligus menyisakan cerita lucu bagi masyarakat Desa Dampingan Plan PU Soe di daerah Pilot Program CMNP yaitu di Desa Biloto dan Desa Oinlasi (Kecamatan Mollo Selatan)  dan Desa Oelet (Kecamatan Amanuban Timur).

          Kunjungan MediaTeam ANO tersebut cukup memberikan dampak terhadap program CMNP. Setelah beberapa kali mendapatkan kunjungan dari pihak luar, bahkan dari Plan Australia, makin memacu masyarakat desa dampingan untuk berlomba menunjukkan kualitas dan kuantitas program yang diharapkan oleh Plan Indonesia.

          Sebut saja Ibu Bilha Tasekeb, Ketua  Kader Posyandu Bikium Desa Biloto ini, sampai saat ini terlalu bangga kalau Posyandunya sudah dikunjungi oleh ANO ( 2 x) dan LSM WVI Kabupaten Rote. Beliau mengakui, kunjungan tersebut memberikan dampak positif pada perkembangan kegiatan tambahan dan kegiatan utama di posyandunya. Bahkan karena termotivasi oleh kunjungan ANO pada bulan Juli 2010 lalu, bersama kader lainnya didampingi Bidan Desa Biloto, mereka membenahi kegiatan Posyandu menjadi lebih baik sehingga pada Lomba Posyandu Kabupaten lalu, mereka menjadi Juara untuk kategori Posyandu Purnama. 

          Kesan yang sama juga disampaikan oleh Ibu Frederika Kese Meko, Ketua Kader Posyandu Siso Desa Biloto juga. Kunjungan orang asing/bule adalah hal yang tidak pernah mereka temui di desanya. Bertemu langsung dengan bule, berbicara dan difoto-foto oleh dan bersama bule tidak pernah dibayangkan oleh semua orang di Desa Biloto, Desa Oinlasi dan Desa Oelet. Mereka lebih termotivasi juga untuk menjadi lebih baik pada kunjungan-kunjungan ANO berikutnya.

          Saat berkunjung ke Posyandu untuk melihat kegiatan Pos Gizi dengan Pendekatan Positive Deviance, Dave dan Glenn sangat menikmati keberadaannya diantara balita-balita yang mengikuti sesi Pos Gizi di Pos Gizi Bikium-Desa Biloto. Mereka ikut bermain dengan anak balita, berbincang dengan ibu balita, serta memotret beberapa aktifitas pos gizi. Bahkan Glenn saking asyiknya dan ingin mendapatkan foto yang bagus, sampai berbaring di lantai tanah untuk memotret. Tidak ada batas antara ANO dan masyarakat setempat. Interaksi yang terjadi sangat ramah dan familiar,  menyatu dengan masyarakat. Sedangkan di Desa Oelet dan Desa Oinlasi, Dave dan Glenn melebur dan berbincang dengan Bidan Desa dan kelompok ibu hamil, kelompok ibu meyusui dan ibu balita yang sedang mengikuti kegiatan Sosialisasi ASI Ekslusif dan IMD (Inisiasi Menyusui Dini) yang difasilitasi Plan.

          Di setiap Desa yang dikunjungi tersebut, Dave selalu membagikan cerita tentang anakny yang kini berumur 2,5 tahun lewat foto pada kamera HP pada ibu balita, kader dan masyarakat.

”Wowwww….pung gemuk lai, pung tinggi besar lai, pung sehat lai, hmmm..mirip  bapaknya..” ( Artinya : Wowww..anaknya gemuk sekali, tinggi besar, sehat sekali….)

Banyak juga celoteh lain dari ibu-ibu dan kader posyandu yang melihat foto anak Dave di kamera HP. Mereka sama-sama tidak menyangka anak Dave sedemikian sehat, gemuk, tinggi besar, dan sangat berbeda kondisi fisiknya dengan anak desa Biloto yang seusia anak Dave juga.

            Orang tua balita mengatakan, anak Dave bisa sehat seperti itu karena selalu diberi Keju Australia…”pasti selalu diberi keju dalam makanannya…makanya gemuk ooo..belum tambah susu kaleng/dos…”. Kami tertawa geli saat mendengar komentar beberapa ibu tersebut….hahahaha….Dave tersenyum dan menjelaskan kalau anaknya dirawatnya sendiri bersama istrinya. Sejak lahir anaknya HANYA diberikan Asi Ekslusif selama 6 bulan, dilanjutkan MP-ASI sejak 7 bulan dan tetap diberi ASI sampai usia anaknya saat ini 2,5 tahun. Dave dan istrinya sama sekali tidak mau dan tidak akan memberikan susu formula walaupun gencarnya iklan susu formula di televisi. Terbukti anaknya tidak pernah sakit, karena colostrum dan ASI Ekslusif yangdiberikan membuat daya tahan tubuh anak menjadi lebih baik.  

          Dave mengatakan pada masyarakat ” Kalau anak-anak di desa diberikan ASI Ekslusif dan tetap menyusui sampai 2 tahun, maka anak-anak pasti sehat dan gemuk seperti anak saya”. Saya pu menyambung.. “ Keju memang enak..tapi ASI tetap lebih enak dan sehat bagi anak-anak kita….hmmmmm …..yummmy…”.Ibu-ibu tertawa waktu saya katakan ini pada ibu balita dan kader posyandu.

           Beberapa orang ibu hamil bahkan berharap anaknya nanti bisa gagah dan sehat seperti anak Dave hehehe….Mereka mengatakan bila melahirkan nanti, akan mengikuti proses IMD bersama Ibu Bidan Desa serta akan terus mencoba memberikan ASI Ekslusif bagi anaknya, serta tetap menyusui sampai 2 tahun agar anak mereka sehat dan cerdas. Kebiasaan memberikan air minum bahkan makanan padat saat bayi belum berumur 7 bulan, yang kebanyakan masih dilakukan oleh kaum ibu di desa, diharapkan makin berkurang dengan contoh nyata yang dibawa oleh Dave Cook. So, bukan berarti bayi bule sehat dan gemuk karena keju..tapi ternyata bayi bule pun lebih membutuhkan ASI…apalagi anak-anak di desa-desa kita yang sebagian besar mengalami masalah malnutrisi akibat tidak diberikannya ASI Ekslusif dari awal.

          Semoga cakupan ASI Ekslusif di desa Pilot CMNP dapat meningkat lebih baik  dari sebelum program ini dilakukan.

          ASI yesss, Susu Formula No…Thanks Dave and Glenn for your motivation about breastfeeding  for our people in CMNP village..

 

 Soe, 25 Oktober 2010

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tentang Siti Rahmah

Saat ini saya berada di Kota Soe-Kab Timor Tengah Selatan (TTS),Propinsi NTT. Saya bekerja sebagai Nutrition Project Officer - CMNP (Community Managed Nutrition Project) di LSM International yang memperjuangkan pemenuhan hak-hak anak yaitu Plan International Indonesia. Tulisan yang saya posting dalam Blog pribadi ini adalah tentang pengalaman pribadi juga pandangan saya tentang apa yang sudah dilakukan oleh Plan di wilayah Kab Timor Tengah Utara (TTU) dan Kab Timor Tengah Selatan (TTS). Silahkan mengunjungi blog saya di : zetyrahmah2510.wordpress.com
Pos ini dipublikasikan di categorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s